Divock Origi Gak Kuat, Liverpool Harus Membeli Pencetak Gol Lagi!

Tobabola.com Kedalaman dari lini depan dari Liverpool dianggap kurang kuat oleh sang legenda klub, yaitu Jamie Carragher. Solusinya, klub yang berjuluk the Reds tersebut diminta untuk dapat menjual Divock Origi serta menggantinya dengan penyerang yang lebih tajam.

Origi juga tak pernah dipertimbangkan dari dulu sampai sekarang sebagai pemain inti the Reds sejak kehadiran trio Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane padu. Namun, ketika diberi kepercayaan, ia juga nyaris tak pernah mengecewakan.

Contoh yang paling nyata adalah terjadi pada babak semifinal Liga Champions musim 2018/19 kemarin. Origi yang telah mencetak dua gol yang membuat Liverpool mampu meraih kemenangan secara dramatis atas klub raksasa Spanyol, Barcelona.

Namun kita bisa lihat pada musim ini, Origi yang tidak lagi bisa terlihat setajam yang dulu. Pemain yang berkebangsaan Belgia tersebut bahkan sempat kebanjiran kritik lantaran melewatkan peluang emas saat the Reds bertemu Burnley di ajang Premier League bulan lalu.

Origi Tidak Cukup Baik
Menurunnya dari performa dari Origi yang membuat kedalaman dari di lini depan Liverpool menjadi meragukan. Ditambah cederanya yang di alami Diogo Jota, praktis Jurgen Klopp harus terus mengandalkan trio penyerang utamanya saat ini.

Ketika juga harus bisa melakukan rotasi ataupun salah satu di antara dari ketiganya dan mengalami cedera, Liverpool jadi tidak memiliki sosok yang bisa diandalkan lagi. Oleh karenanya, Carragher yang juga berharap mereka mengganti Origi dengan sosok yang lebih layak.

“Liverpool sudah pasti harus membeli seorang pencetak gol. Saya yang tidak tahu secara pasti posisinya apa, entah itu seorang penyerang sentral ataupun seorang gelandang,” tutur Jamie Carragher kepada Sky Sports.

“Mereka yang juga masih punya Divock Origi, namun dia tidak cukup baik. Dan dia yang juga tidak seringkali dlu bermain melebar, karena dia tidak bisa bermain sebagai seorang penyerang sentral,” lanjutnya.

Butuh Sosok Striker Utama
Carragher juga telah melihat kalau Liverpool terlalu mengandalkan Sadio Mane dan Mohamed Salah untuk mencetak gol, yang di mana keduanya bukanlah seorang penyerang murni. Roberto Firmino yang sendiri juga kerap disebut sebagai ‘false 9’.

“Saya juga pikir dari klub dari Liverpool bisa langsung membawa masuk seorang striker, hanya untuk bisa memberikan guncangan dan jadi sosok utama yang mencetak gol,” tambahnya.

“Saya pikir juga dari tekanan kepada kedua pemain tersebut untuk bisa mencetak gol pada lini depan lapangan terlalu besar. Jika mereka tidak pernah mencetak gol, Liverpool nampak seperti takkan mendapatkan gol,” pungkasnya.

Pernyataan Carragher ada benarnya. Musim ini, klub Liverpool telah mencetak 45 gol dari 24 laga pada ajang Premier League. 24 gol di antaranya telah disumbangkan oleh Mo Salah dan Sadio Mane jika dikombinasikan.

Untuk Livestreaming Liga Terlengkap Tobabet88.net
Baca Juga Prediksi Score Terlengkap
Baca Juga Berita Viral Online Terupdate
Baca juga Berita Seputar Sepak Bola Terupdate

Updated: February 20, 2021 — 12:48 pm